S1 Farmasi

Dalam upaya mendukung tujuan pendidikan nasional dalam Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, maka Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional menyelenggarakan jenjang pendidikan Program Studi Strata Satu (S1) Farmasi STIKES Nasional. Program Studi S1 Farmasi ini merupakan salah satu profesi yang mempelajari ilmu seni meracik dan ilmu membuat obat dari bahan alam maupun sintetik yang cocok, aman, dan nyaman untuk didistribusikan serta digunakan dalam pencegahan dan pengobatan penyakit. Program pendidikan S1 Farmasi ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan bidang farmasi dengan lulusan yang memiliki kualifikasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian dan merupakan tahapan pendidikan pra-profesional yang berkesinambungan dengan program studi profesi apoteker.

Program Studi S1 Farmasi STIKES Nasional memiliki spesifikasi pada kompetensi unggulan Farmasi Bahan Alam sebagai penciri dan pembeda dari Program Studi S1 Farmasi yang lain dengan memiliki kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan yang lebih tinggi dalam mengeksplorasi obat yang bersumber dari alam. Hal ini juga didukung oleh adanya kebijakan pemerintah melalui Kepmenkes No. 003/Menkes/Per/I/2010 tentang saintifikasi jamu. Tenaga farmasi dengan kompetensi unggulan farmasi bahan alam tentunya akan sangat dibutuhkan, terlebih saat ini mulai digalakkan tersedianya pelayanan kesehatan berbasis herbal di fasilitas-fasilitas kesehatan. Bahan Alam sendiri sangat potensial dalam dunia farmasi.

Karakteristik kompetensi “Farmasi Bahan Alam” ini didukung dengan struktur kurikulum yang menampakkan body of knowledge kompetensi Farmasi Bahan Alam mencapai 24% dari keseluruhan mata kuliah yang diselenggarakan antara lain Galenika, Kosmetika Alam dan Aromaterapi, Standarisasi Obat Alam, Elusidasi Struktur Senyawa Alami, Fitoterapi, CPTOB dan UU Obat Tradisional, Jaminan Kualitas Bahan Baku Herbal, Analisis Kimia Tumbuhan Obat, Analisis Jamu, Farmakognosi, Kimia Produk Alam, Botani Farmasi, Biologi Sel Molekuler, Bioteknologi Produk Metabolit, Bioassay, Zat Warna Alami.

Program pendidikan Program Studi S1 Farmasi STIKES Nasional diselenggarakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS), yang terdistribusi dalam 8 semester dengan total beban studi 151 SKS, dengan komposisi 107 SKS yang merupakan mata kuliah teori (71%) dan 44 SKS mata kuliah praktikum (29%). Lulusan Program Studi S1 Farmasi akan mendapatkan gelar akademik Sarjana Farm (S.Farm). Perkuliahan diselenggarakan di Kampus I STIKES Nasional yang beralamatkan di jalan Yos Sudarso 338, Dawung, Surakarta dan Kampus II STIKES Nasional yang berlamatkan di jalan Solo Baki, Kwarasan, Grogol, Sukoharjo dengan alamat email [email protected]

Visi

Pada tahun 2025 menjadi program studi farmasi yang bereputasi nasional dengan kompetensi unggulan farmasi bahan alam

Misi

1. Mengembangkan kurikulum dengan kompetensi unggulan farmasi bahan alam.
2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan bahan alam.
3. Mewujudkan tata kelola organisasi yang baik (good governance) dengan menerapkan sistem penjaminan mutu yang transparan dan akuntabel.
4. Menyediakan sumber daya yang berkualitas dalam rangka menghasilkan lulusan yang berkompeten, berdaya saing, dan berkarakter.
5. Mewujudkan kerjasama dengan berbagai pihak secara berkelanjutan yang mendukung penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sasaran Mutu

1. Penyelenggaraan Program pendidikan dan pengajaran Prodi S1 Farmasi yang mensyaratkan ketersediaan perangkat pembelajaran (minimal 75%).
2. Dokumentasi seluruh data penilaian mahasiswa yang terkendali dan mudah diakses.
3. Terpenuhinya standar rasio Dosen:Mahasiswa 1:30.
4. Tersedianya pedoman akademik yang termuat dalam buku bimbingan akademik mahasiswa
5. Adanya sosialisasi pedoman akademik ke seluruh civitas akademika Prodi S1 Farmasi STIKES Nasional.
6. Mahasiswa memiliki prestasi minimal di bidang akademik.
7. Lulusan program studi farmasi pada setiap angkatan lulus dengan IPK rata-rata 3,00 dan masa studi kurang dari 5 tahun.
8. 100% lulusan program studi farmasi setiap angkatan memperoleh pekerjaan bidang farmasi/kesehatan maupun berwirausaha dengan masa tunggu 0 tahun.
9. Kurikulum Prodi S1 farmasi selalu relevan dengan kebutuhan pengguna lulusan dan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi, dengan mempertimbangkan peralatan dan teknologi yang diterapkan.
10. Terlaksananya seluruh kegiatan akademik dan penunjang akademik untuk memenuhi tujuan dan sasaran kegiatan.
11. Partisipasi aktif dan kepuasan seluruh pelaksana kegiatan akademik dan penunjang akademik.